Showing posts with label kids' craft. Show all posts
Showing posts with label kids' craft. Show all posts

Monday, June 24, 2013

Membuat Bingkai Cantik dari Kotak Bekas

Saat anda masuk ke dapur, saya yakin di lemari anda pasti ada kemasan makanan dalam kotak kardus. Beberapa kotak itu bisa jadi bahannya menarik dan bagus mutunya, sehingga sayang untuk dibuang. Kenapa tidak dipakai untuk sebuah bingkai photo? Itu pemikiran saya sewaktu memegang sebuah kotak bekas yang wujudnya kokoh. Rencananya, bingkai hasil daur-ulang ini akan saya berikan ke keponakan saya. Bagian luar kotak menjadi bagian dalam bingkai, yang saya hias dengan kertas bermotif dua macam. Sedangkan bagian dalam kotaknya, menjadi bagian luar bingkainya. Silahkan simak tahap demi tahap pembuatan bingkai cantik dari kotak bekas di bawah ini!

1. Buka kotak bekas kemasannya, dan ratakan. Potong bagian kotak yang tadinya jadi bagian depan atau belakangnya. 


2. Potong kotak seperti gambar di bawah, beri potongan menyudut di bagian atas dan bawah sisi kiri dan kanannya.


3. Potong bagian tengah kotak membentuk persegi empat, dan sesuaikan ukurannya dengan ukuran photo. Jangan sampai lebih besar dari ukuran photonya.




4. Balik kotaknya, sehingga bagian yang bergambar menghadap kita. Lalu hias dengan menempelkan kertas bermotif pada bagian kotaknya.




5. Sekarang, hadapkan bagian kotak yang polos, atau bagian depan bingkainya. Tempelkan kertas bermotif pada bagian bingkai.




6. Kembali ke bagian belakang bingkainya, lipat bagian tepi yang bawah ke arah dalam bingkai. Lalu lipat sisi kiri dan kanan bingkai dan rekatkan.




7.Tempelkan kertas bermotif di bagian belakang bingkai.




Bagian dalam dan depan bingkai akan terlihat seperti ini. 




8. Hias bagian depan bingkai, dan tempelkan pita atau tali di belakangnya untuk menggantung.




Selamat menjajal membuat bingkai cantik dari kotak bekas.




Monday, March 25, 2013

Membuat Keranjang Kertas Yang Imut

Saya buat tutorial keranjang kertas ini awalnya karena seorang teman menanyakan saya kalau ada ide membuat prakarya kertas sederhana yang bisa dia ajarkan di pertemuan para ibu. Selain itu, karena hari Minggu ini umat Kristiani merayakan hari Paskah, keranjang kertas ini bisa digunakan buat mengisi hadiah Paskah buat anak-anak. Alasan lainnya, karena bulan depan san selanjutnya, tiga anak saya berulang tahun bergantian. Siapa tahu saya berniat membuat perayaan kecil, yang mana saya harus membagi kantong goodies, jadi keranjang kertas ini bisa dijadikan rujukan. Keranjang imut ini bisa dijadikan tempat menyajikan permen atau cokelat, menyimpan wewangian potpourri bahkan kue-kue lezat.

Bentuk dasar dari keranjangnya adalah sebuah lingkaran. Ukuran lingkarannya bisa disesuaikan kemauan, tetapi sebaiknya ukuran tengah lingkarannya adalah 11 inchi atau 28cm. Ukuran ini yang saya pakai untuk sebagai contoh keranjang kertas yang sudah jadi. Kalau lingkarannya sudah menjadi sebuah keranjang, ukuran dalamnya serupa luasnya dengan sebuah mangkok kecil. Supaya keranjang kertasnya kuat, saya sarankan memakai kertas karton yang tebal, tapi cukup luwes dibentuk. Saya sendiri menggunakan cardstock atau kertas dasar untuk membuat berbagai macam ketrampilan kertas. Bagian dalam keranjang kertasnya juga bisa ditambahkan tempelan potongan kardus supaya lebih kokoh, kalau isinya nanti berat atau dilapisi kertas lilin kalau nanti misalkan diisi kue-kue.


BAHAN-BAHAN:

  • Sebuah piring makan atau wadah berbentuk lingkaran lainnya
  • Kertas karton yang kuat
  • Gunting
  • Pelubang kertas
  • Tali, benang atau pita (Kalau memakai benang, pakai yang ukurannya besar seperti benang rajut)- potong sepanjang minimal sama dengan diameter lingkaran, sebanyak 4 helai
  • Kertas bermotif atau kertas lilin untuk tambahan pelapis.

CARA MEMBUATNYA:


1. Buat sebuah lingkaran menggunakan piring makan di atas kertas karton.



2. Bagi lingkarannya menjadi 4 bagian, beri garis tipis dengan pensil. Lalu gambar sebuah bujursangkar dengan menghubungkan 4 garis sebelumnya.



3. Buat masing-masing 6 titik yang berpasangan di sisi bagian lingkaran yang nanti akan dipotong. Lubangi tiik-titik tersebut dengan pelubang kertas.



4. Potong garis-garis yang ada di luar bujursangkar. Lipat bagian yang sudah dipotong tadi, pertemukan lubang-lubangnya dan rekatkan dengan lem.



 5. Siapkan pita atau talinya, dengan cara menyematkannya di lubang bagian bawah, dan ukur supaya sama panjangnya.



6. Masukkan pita/tali bagian kanan ke lubang kedua, teruskan dengan pita/tali bagian kiri masukkan ke lubang yang sama.
Lalu masukkan pita/tali bagian kiri ke lubang ketiga, teruskan dengan pita/tali bagian kanan masukkan ke lubang yang sama.



7. Buat simpul di atas sudut keranjangnya.


8. Hias keranjang sesuai keinginan, bisa dengan cara menempelkan kertas bermotif ke bagian dalam keranjang, atau menempelkan sticker dll.



Cute Goodie Basket
Cute Paper Basket
Cute Goodie Basket

Friday, December 7, 2012

PENGALAMAN: Menjadi Guru Origami

Pengalaman saya yang satu ini sebenarnya sudah beberapa tahun lalu berlangsung. Tapi karena pengalaman yang saya rasa berharga dan pernah saya bahas di blog lama saya (yang sekarang non-active selamanya), saya ingin mengingatnya lagi. Saat itu di bulan April 2009, sekolah anak-anak akan mengadakan perayaan International Day. Masing-masing kelas menentukan negara apa yang akan dibahas secara rinci. Pembahasan ini bisa mencakup macam-macam dan beragam keunikan yang menjadikan negara tersebut dikenal di dunia. Kelas putri sulung saya yang saat itu masih kelas 4 SD akan membahas Jepang. Membahas Jepang tentu saja berarti membahas mengenai origami, satu dari bidang seni dengan media kertas. Putri sulung saya melihat ada kesempatan buatnya memamerkan kepandaian ibunya membuat origami, dan jadilah saya diminta oleh gurunya untuk mengajarkan origami di kelas. 

Murid-murid kelas 4 yang saya ajari origami termasuk antusias, meski cuma sebagian kecil saja yang memang ingin menjajal membuat sebuah bentuk origami. Proyek yang saya ajarkan adalah membuat SANBO atau kotak bersisi yang bisa dijadikan tempat untuk menaruh barang-barang kecil seperti permen, kancing atau penjepit kertas. Di sekolah anak-anak memang ada pelajaran seni yang berupa visual art yang medianya pun beragam, tapi mengenal origami bukan salah-satu yang diajarkan, jika dibandingkan dengan pelajaran seni di SD di Indonesia. Mengenalkan origami pada anak-anak bisa mendidik mereka pada bentuk-bentuk matematika yang satu sama lain saling berkaitan. Misalnya saat melipat sebuah kertas berbentuk bujursangkar, kalau dilipat dua menjadi 2 persegi panjang dan kalau dilipat dari sisi tertentu bisa menjadi setiga. Mempelajari origami juga berarti mengenalkan kesabaran dan ketekunan serta penegasan. Sebab garis-garis lipat dari sebuah bentuk harus tegas, supaya terlihat jelas wujudnya dan kokoh hasilnya.







Monday, November 5, 2012

Diorama My Private Paradise

Sepulang dari sekolah, si bungsu membawa kardus kosong besar. Sewaktu saya tanya untuk apa, dia jawab, itu untuk tugasnya membuat diorama. Tugasnya kali ini adalah merancang lingkungan yang menurut masing-masing murid adalah ideal, "private paradise" mereka. Si bungsu memberitahukan saya tulisan dia berisi daftar dari tempat atau institusi yang menurut dia harus ada dalam lingkungan idealnya: perpustakaan, sekolah, community garden, taman, pantai dan pemukiman. Saya tentu saja dengan senang hati bersedia membantu Bayu membuat diorama My Private Paradise. Yang saya kerjakan lebih dulu adalah membahas dengan sang perancang mengenai tata letak tempat dan institusi yang ada di lingkungan idealnya. Lalu saya mencari bahan-bahan pendukung dioramanya baik yang bisa kami dapatkan di toko ketrampilan atau berupa barang bekas. Salah satu ide cemerlang dari Bayu adalah menggunakan plastik untuk lautnya. Kami gunakan plastik pembungkus koran yang kebetulan sekali berwarna biru untuk lautnya. Sebagai pasir pantainya, kami pakai kertas coklat yang diremas-remas.

Beberapa kardus kecil bekas berubah menjadi sekolah, perpustakaan dan rumah. Untuk langit dan awannya saya mempergunakan tinta stempel yang saya ajarkan Bayu untuk membubuhkannya memakai sponge make up ke bagian dalam kardus. Selebihnya, hiasan yang sampai detail memakai sticker atau barang bekas, seperti ayunan dan perosotan yang saya buat dari kertas sisa. Untuk tiang benderanya, saya memakai pensil yang sudah pendek, sementara Bayu yang menggambar bendera Amerikanya. Dia juga yang meletakkan orang-orangan dari sticker yang saya beri sandaran. Ada seorang gadis yang sedang mengagumi air mancur. Ada seorang anak yang sedang bermain di taman dan seorang lagi sednag ebrada di pantai. Selama proses pembuatan diorama ini, Bayu sangat menikmatinya. Dia berlaku sebagai insinyur perencana tata ruangnya, sedangkan saya sebagai kontraktornya. Semua bahan-bahan yang saya ajukan, harus dia setujui, layaknya seorang insinyur hendak membangun gedung sungguhan. Guru wali kelasnya bilang ke saya, kalau dia tidak sabar untuk melihat diorama Bayu keseluruhan, apalagi karena dia satu-satunya murid yang memilih membuatnya. Ini dia penampakan diorama My Private Paradise.











Wednesday, October 31, 2012

Membuat Kartu Berbentuk Tas

Tas untuk seorang wanita baik yang tua dan yang muda merupakan hal yang utama. Tas besar atau kecil dalam berbagai pilihan dengan beragam fungsi tersedia di mana-mana. Satu yang menarik dari tas adalah bisa dijadikan inspirasi dalam membuat kartu ucapan. Kali ini saya menjabarkan tutorial membuat kartu berbentuk tas. Sebetulnya, tasnya menjadi kantong tempat kartunya disimpan. Ukuran tasnya bisa beragam dan terserah pada si pembuat. Tapi saya berikan contoh di bawah ini bagaimana ukuran dan wujud tas kertasnya sebelum dirakit dan sesudah dijadikan satu. Dalam menghias tasnya, imajinasi pembuat juga bisa seluas-luasnya. Pilih tema tertentu yang istimewa untuk menentukan hiasan tasnya. Kartu ucapannya sendiri berupa kartu mungil yang hiasannya bisa diseragamkan dengan tasnya. Kalau ada pertanyaan seputar pembuatan tas dan kartunya, silahkan meninggalkan komentar di jurnal ini.



Gambar terlebih dulu kerangka tasnya di atas karton tebal. Jadikan ini sebagai cetakan atau contoh untuk karya berikutnya.



Memakai cetakan tas yang sudah dibuat sebelumnya, gambar rangka tas bagian I dan II di atas kertas karton atau kertas tebal lainnya (bisa menggunakan kertas scrapbook dua sisi atau bermotif dua yang tebal). 

Gunting bagian I dan II.



Lipat sisi kiri, kanan, bawah dan atas bagian II rangka tas. 

Rekatkan sisi-sisi yang dilipat tadi ke bagian I rangka tas.

Buat kartu ucapannya dengan ukuran bebas. 

Hias tas yang sudah jadi sesuai selera dan beri pegangan tasnya  memakai kertas, pita atau tali.

Tulis ucapan pada kartu dan masukkan kartunya ke dalam tas.

LIHAT CONTOH LAIN TAS KERTAS & KARTUNYA DI JURNAL INI.







Sunday, August 26, 2012

Prakarya Kertas: Membuat Buku Mini

Buku mini ini terbuat dari selembar kertas. Ya, benar-benar hanya dari selembar kertas. Kertas yang saya pakai bentuknya persegi panjang. Ukurannya terserah, tapi usahakan yang mudah dibagi menjadi 4 panjangnya, misalnya berukuran 10cm x 20cm. Sudah beberapa kali saya membuat buku mini ini untuk berbagai kesempatan. Untuk seorang kawan yang sedang sakit, saya buat buku mini untuk rangkaian photo-photo bunga dan puisi dari pujangga kesayangannya. Buku mini lainnya sebagai hadiah untuk seorang kawan yang masih bertema sama, berisi photo-photo bunga jepretan saya ditemani beberapa kata bijak. Buku mini ini juga berguna untuk mengabadikan karya anak-anak. Seperti karya putri kedua saya sewaktu dia masih kelas 2 SD. Suatu hari dia menggambar sebuah cerita tentang "Mama's Favorite Things". Keharuan dan kebahagiaan saya akan hasil karyanya saya jadikan illustrasi dalam buku mini ini. 

Bagi kertas persegi panjang menjadi 8 bagian, beri penegasan garis antaranya.
Potong kertasnya di bagian tengah, tapi jangan sampai putus.


Lipat dan pertemukan bagian yang tidak terputus, lalu rekatkan.
Kemudian rekatkan bagian halaman lain yang bertemu juga.



Beri sampul, dengan menempelkan kertas bermotif  atau beri hiasan lain.
Tempelkan gambar, photo atau tulisan sebagai jurnal dalam bukunya.




Tuesday, August 7, 2012

Kid's Craft: Grafitti Messenger Bag

When summer vacation approaches, I got to thinking of several activities for my kids. Some activities I can do at home with them and some, like the last summer, would be at the arts & crafts store. There are 3 arts & crafts stores in our vicinity, but I think one is probably the best in the diversity of the craft projects and the challenge based on the kids' ages. So, my eldest daughter learned to sew. She made a beautiful decorative pillow. While my younger daughter learned to knit and crochet and my son wanted to try anything, but sewing or knitting. I enrolled my younger daughter and son into craft class where they would decorate a canvas messenger bag. It was really a bargain, since one craft class get another craft class free. The only material we bought were the messenger bags. The paints and other color sources were provided by the store. My kids had a great time and they love their instructor. She's really cool in drawing (we looked at her sketch book). If you'd like to create one of this graffiti messenger bag or any other bag, these are the materials you need:

  1. canvas bag
  2. fabric paints or fabric markers
  3. blue painter tape
  4. Stencil or drawing

The directions:

  • Cover the outline of the front cover of the messenger bag with blue painter tape.
  • Paint the whole surface with primary color and let it dry.
  • Add more paint unto the bag, you can mix and match the colors.
  • While waiting for it to dry, draw the illustration for the bag or prepare the stencil.
  • Draw on the bag or the stencil and let the bag dry.
  • Take off all the painter tape.